Sabtu, April 02, 2011

Perkembangan Wawasan

 Cara belajar dan sistem belajar diperguruan tinggi jelas amat sangat berbeda jauh dengan cara belajar di sekolah menengah umum. Belajar di perguruan tinggi memerlukan kemandirian dan disiplin pribadi. Setiap peserta kuliah dituntut aktif berpartisipasi tidak hanya datang untuk mencatat bahan kuliah, tetapi juga untuk berlatih dan berdiskusi dalam rangka memahami materi yang diajarkan.
Dosen-dosen akan sangat senang bila mahasiswanya aktif menanyakan setiap topik yang dibahas di dalam ruang kuliah maupun di luar kuliah. Biasanya dosen menyediakan waktu konsultasi di luar jam kuliah.
1.       Mekanisme Mengikuti Kuliah.
dating tepat waktu, karena bila teman” terlambat maka akan kehiilangan materi. Bila momen tersebut hilang, maka akan sulit untuk menyesuaikan diri pada laju perkuliahan & laju penyampaian materi yang membahas materi kuliah pada saat itu. Materi ini biasanya disampaikan dengan padat.
Periksalah materi perkuliahan dengan baik sebelum datang ke ruang kuliah.
2.     Sebaiknya teman” telah mempelajari terlebih dahulu materi sebelumnya dan membaca materi yang akan diajarkan. Jika masih belum mengerti, diskusikanlah materi tersebut dengan dosen pengajar pada awal kuliah. Akan lebih baik lagi bila teman2 membaca materi yang akan diajarkan sehingga pada saat perkuliahan teman2 telah memiliki gambaran perkuliahan secara umum & tidak terlalu asing dengan istilah-istilah baru yang digunakan dalam perkuliahan.
Jangan dengan sengaja meninggalkan kuliah.
3.     Perkuliahan adalah suatu rangkaian penyampaian materi. Jika teman” sekali tidak ikut kuliah, maka teman2 harus belajar sendiri untuk memahami materinya, dan jika materi tersebut belum dikuasai, maka akan sukar untuk memahami materi berikutnya. Perlu diingat bahwa hampir seluruh mata kuliah mensyaratkan agar dapat mengikut ujian, persentase kehadiran harus lebih dari 70 %.
Berpakaianlah secara sopan dan rapi.
4.     Cara berpakaian seseorang mencerminkan kepribadian orang tersebut. Berpakaian rapi meliputi mentaati norma dan sistem nilai yang berlaku di masyarakat serta menutupi seluruh aurat dengan baik. Dengan berpakaian rapi selain tidak mengganggu orang lain juga menunjukkan bahwa kita memiliki norma dan sistem nilai yang luhur. Diwajibkan bagi para mahasiswa memakai sepatu saat menghadap dosen dan menghadiri perkuliahan.
Keberhasilan dalam menyelesaikan studi di perguruan tinggi dalam waktu yang relative singkat merupakan impian seluruh mahasiswa, keluarga dan orang tua. Namun untuk dapat mencapai sukses yang diinginkan itu bukanlah hal yang mudah, karena cara belajar di perguruan tinggi lebih bersifat mandiri dibandingkan cara belajar di tingkat pendidikan sebelumnya (SMU/SMK) yang lebih banyak dibimbing secara langsung oleh para guru.
Oleh karena itu jika para mahasiswa tidak dapat menyesuaikan diri dalam belajar di perguruan tinggi, maka kemungkinan besar mahasiswa yang bersangkutan akan gagal mencapai gelar kesarjaan sebagaimana yang di cita-citakan, dan kalaupun berhasil mencapai gelar kesarjanaannya pasti waktu studi yang dipergunakan untuk meraih gelar tersebut berlangsung dalam jangka waktu yang lebih lama dari waktu normal yang seharusnya.
Untuk membantu para mahasiswa agar dapat menyelesaikan studinya di perguruan tinggi dalam jangka waktu yang telah ditetapkan, maka diperlukan kiat-kiat belajar yang sukses, yakni sebagai berikut.
1.       Waktu Mengikuti Kuliah.
Dalam sistem perkuliahan konvensional, para mahasiswa diwajibkan untuk mengikuti kuliah tatap muka minimal 75% dalam satu semester. Agar berhasil mendapatkan tambahan pengetahuan dari dosen dalam kegiatan perkuliahan tersebut maka sebelum berangkat ke kampus teman2 harus sudah mempersiapkan diri dengan membaca terlebih dahulu buku wajib dari materi kuliah yang akan disampaikan oleh para dosen pada hari itu. Untuk mengetahui jenis buku wajib dan materi apa yang akan disampaikan oleh dosen, maka teman2 dapat mengetahuinya dari Satuan Acara Perkuliahan (SAP), yang biasanya diberikan oleh dosen di awal perkuliahan pada setiap semesternya.
Seandainya teman2 belum mendapatkan SAP yang dibuat oleh dosen, teman2 dapat menanyakan garis-garis besar materi perkuliahan tersebut kepada pada rekan-rekan mahasiswa senior yang pernah mengikuti mata kuliah tersebut. Pakar pembelajaran dewasa ini sependapat bahwa keberhasilan dan kebermaknaan dalam belajar ditentukan oleh kesiapan belajar (readness of learning), demikian pandangan konstruktivisme dalam pembelajaran.
Selain sudah membaca materi perkuliahan, teman2 juga diharapkan tidak terlambat dalam mengikuti perkuliahan, karena jika teman2 terlambat selain dapat mengganggu kosentrasi dosen dan para mahasiswa lain yang sedang belajar, kemungkinan teman2 juga tidak akan dapat membuat kesimpulan terhadap materi kuliah yang disampaikan oleh dosen, karena teman2 tidak mendapatkan informasi materi perkuliahan secara utuh atau lengkap, karena teman2 terlambat masuk ke ruang kelas. Sedangkan untuk minta dosen mengulangi penyampaian materi perkuliahan dari awal tidaklah mudah, karena tidak semua dosen bersedia untuk melakukannya.
Setelah teman2 masuk ke kelas tepat waktu, maka posisi tempat duduk juga harus anda perhatikan, karena posisi tempat duduk sangat mempengaruhi dalam menyimak materi kuliah yang disampaikan oleh dosen. Jangan sampai tempat duduk menghalangi penglihatan kita terhadap apa yang dituliskan oleh dosen di papan tulis, atau apa yang dipancarkan oleh slide OHP ataupun LCD.
Selain itu posisi tempat duduk kita jangan sampai mengganggu pendengaran kita terhadap suara dosen yang sedang menyampaikan materi kuliahnya, karena tidak semua dosen bersedia menggunakan alat pengeras suara dalam memberikan kuliah di kelas.
Pada waktu mengikuti kuliah di kelas juga harus mencatat berbagai kata kunci atau hal-hal penting sebagai intisari dari materi yang sedang disampaikan oleh dosen, dan setelah tiba di rumah bentuk catatan yang masih berupa garis besar itu harus disalin kembali secara rinci dan sistematis ke dalam buku khusus sesuai jenis mata kuliahnya. Proses menyalin kembali catatan kuliah ke buku khusus itu harus dilakukan pada hari itu juga, karena jika ditunda kemungkinan kita lupa memahami makna catatan yang telah kita lakukan, atau catatan kita itu hilang entah kemana.
2.     Belajar di Rumah.
Agar seluruh materi perkuliahan dapat dimengerti secara tuntas, maka teman2 harus menyediakan waktu untuk mempelajari kembali seluruh materi kuliah yang sudah diberikan oleh para dosen, karena akan sulit bagi kita untuk memahami materi kuliah jika hanya belajar di ruang kelas pada waktu tatap muka dengan dosen. Hal ini disebabkan waktu yang tersedia untuk belajar di kelas relative lebih singkat, sedangkan materi kuliah biasanya sangat banyak sehingga proses belajar di kelas biasanya lebih bersifat umum, sedangkan hal-hal yang lebih rinci harus kita baca sendiri dari buku wajib yang telah ditetapkan.
Adapun kegiatan belajar di rumah ini juga termasuk dalam hal mengerjakan berbagai tugas yang diwajibkan oleh dosen agar dapat lebih mendalami materi perkuliahan yang sedang dipelajari.
Agar kegiatan belajar di rumah dapat mencapai sasaran seperti yang diharapkan, maka langkah awal yang perlu kita persiapkan adalah menyiapkan berbagai keperluan alat tulis menulis secara lengkap di meja belajar kita, sehingga jika kita sudah duduk di meja belajar tidak perlu lagi bergerak kesana-kemari untuk mencari berbagai alat tulis, karena semuanya sudah tersedia di sekitar kita. Selain itu ruangan belajar kita hendaklah terasa nyaman dan menyenangkan, tidak terlalu panas atau terlalu dingin, dengan sirkulasi udara yang sehat serta dalam lingkungan yang tenang.
Agar materi kuliah dapat lebih dipahami, maka dari hasil membaca buku wajib yang telah ditetapkan itu, kita harus membuat ringkasan atau resume. Dalam membuat resume, kita harus menulis kembali pokok-pokok pikiran dari buku wajib yang telah kita baca dengan menggunakan redaksi kalimat yang kita buat sendiri agar lebih mudah dipahami.
3.     Memanfaatkan Perpustakaan.
Pada dasarnya perpustakaan itu hanyalah membantu kita untuk melengkapi bahan bacaan yang sudah kita miliki sebelumnya. Oleh karena itu untuk berbagai buku wajib yang sudah ditentukan oleh dosen sebaiknya dapat kita miliki secara pribadi, jadi untuk buku wajib kita tidak perlu lagi meminjamnya dari perpustakaan, karena biasanya untuk buku-buku tertentu jumlahnya masih terbatas dan jika ingin meminjam juga dibatasi waktu, sehingga belum selesai buku itu kita pelajari sudah harus dikembalikan.


Desain Dan Struktur Organisasi Formal

Desain Dan Struktur Organisasi Formal

Sebelumnya kita sudah membahas alsan mengapa orang-orang membentuk atau bergabung ke suatu organisasi, alasan pokok adalah untuk mencapai tujuan secara bersama, dimana mereka tidak dapat mencapainya sendiri, atau lebih efektif bila dicapai bersama. Organisasi formal dapat dikatakan atau diibaratkan sebagai sebuha “kendaraan” untuk mencapai tujuan bersama.
Menurut teori organisasi klasik, organisasi formal adalah sistem kegiatan yang terorganisasi  yang ada, tetapi hal ini mencakup seluruhnya. Struktur, meskipun hanya menyajikan kerangka merupakan subsistem penting dalam sistem organisasi formal, analisa ini akan dimulai denganpembahasan proses desain structural organisasi dan model struktur.

Strategi Dan Struktur
            Hubungan antara strategi dan struktur organisasional pertama kali dijelaskan  oleh chandler dalam studinya pada beberapa perusahan besar di amerika. Chandler menyimpulkan perubahan strategi mengakibatkan berubahnya desain organisasional.
            Seperti kita ketahui, strategi organisasi tepengaruh karena adanya berbagai kesempatan dan ancaman dalam lingkungan eksternalnya, berbagai tujuan, nilai kepercayaan bagi anggota (terutama manajemen puncak). Strategi ini pada gilirinnya akan mempengaruhi struktur organisasi dengan penjelasan sebagai berikut :
1.      Strategi menentukan kegiatan  organisasi, yang merupakan basis pokok bagi desain organisasi.
2.      Strategi mempengaruhi pemilihan teknologi dan orang-orang yang tepat untuk pelaksanaan kegiatan-kegiatan tersebut.
3.      Strategi menentukan lingkungan spesifik  dimana organisasi akan beroperasi.

Lingkunan Eksternal Dan Struktur

          Dalam pengatuh lingkungan pada desain organisasi secara terperinci kita perlu membedakan tiga tipe lingkungan sebagai berikut :
1.      Lingkungan stabil, yaitu lingkungan dengan sedikit atau tanpa perubahan yang tidak diperkirakan atau secara tiba-tiba.
2.      Lingkungan berubah (changing envirotment), yaitu lingkungan dimana inovasi mungkin terjadi setiap waktu yang tidak ditentukan.
3.      Lingkungan bergejolak (turbulent environment), bila para pesaing melempar produk baru yang tidak teduga kepasar tersebut. 

Setelah melakukan studi terhadap berbagai macam, perushan, burns dan salter mengemukakan sistem mekanistik adalah paling sesuai dengan lingkungan stabil, sedangkan sistem organic paling sesuai dengan lingkungan bergejolak. Organisasi dalam lingkungan mungkin dapat menggunakan kombinasi dua sistem tersebut :
Sistem mekanistik berarti bahwa kehgiatan organisasi diperinci menjadi tugas yang terpisah dan terspesialisasi.
Sistem organik individualnya lenih cenderung bekerja secara kelompok dari pada bekerja sendiri.

Teknologi Dan Struktur

Menurut woodward, atas dasar hasil studinya, ada sejumlah hubungan antara proses teknologi dan struktur organisasi, yang dapat kita lihat dibawah ini :
1.      Semakin kompleks teknologi semakin besar jumlah manajer dan tingkatan manajemen.
2.      Rentang manajemen para manajer lini pertama meningkatakan produksi unit kemasa dan kemudian turun dari produksi mask e proses.
3.      Semakin tinggi kompleksitas teknologi perusahan, semakin besar jumlah staf administrtif dan krelikal.
Arti penemuan ini adalah bahwa setiap tipe teknologi ada aspek-aspek struktur organisasi spesifik yang berkaitan engan pelaksanaan kerja yang lebih baik atau lebih berhasil.

Orang Dan Struktur

            Sikap, pengalaman dan peranan para anggota organisasi juga berhubungan dengan struktur organisasi, tentu saja pengaruh khusus (unik) pada struktur organisasi, sehingga kita perlu membicarakan secara terpisah.
            Berbagai pengaruh penting lainnya pada struktur dapat berasal dari sikap pribadi manajer terhadap wewenang. Perhatian atau ketidakperhatiannya terhadap formalitas dan pengalaman masa lalu (positif atau negative) dengan tipe desain organisasi.

Proses Desain Organisasi

          Dalam teori, proses desain organisasi dapat dimulai dari bawah ke atas atau dari kiri ke kanan, dengan prosedur. Tujuan organisasi umum dterjemhkan menjadi tujuan khusus sebagai sarana pencapaian hasil akhir yang diinginka.
            Meskipun secara otoritas terdapat atau sudah dijelaskan secara terpisah,kedua prosedur tersebut dalam kenyataan saling tergantung, tujuan umum harus dalam kenyataan yang saling tergantung.

Pendekatan Kontingensi Dalam Desain Organisasi

            Banyak teoritisi manajemen dan manajer praktek yang menyatakan keraguan tentang suatu cara yang ideal untuk merancang organisasi, tidak ada suatu cara desain yang ampuh untuk segala kondisi. Struktur yang paling cocok bagi organisasi sangat tergantung pada keadaan tertentu organisasi pada waktu tertentu. Manajer harus memperhatikan variable pokok yang mempengaruhi perancang struktur organisasi.

Model-Model Struktur Organisasi

            Struktur organisasi merupakan perwujudan yang menunjukkan hubungan diantara fungsi dalam suatu organisasi serta wewenang dan tanggung jawab setiap anggota organisasi yang menjalankan masing-masing tugasnya. Pandangan akan kenyataan tersebut harus kita pegang dalam menguji anggapan mengenai sikap dan kemampuan manusia yang mendasari munculnya bebagai macam struktur.

Dimensi-Dimensi Dasar Struktur Organisasi

Pembagian Kerja
            Seperti telah dikemukakan, desain organisasi secara esensial menyangkut penyusunan suatu organisasi (perusahan) untuk menvapai efektifitas optimum, dengan norma-norma rasionalitas (efisiensi) organisasi dirancang untung memungkinkan tercapai sendiri.
            Secara ringkas dapat dinyatakan bahwa pembagian kerja akan mempengaruhi tingakat prestasi organisasi melalui minimalis ketergantungan tingkat pada individu tertentu atau keterampilan khusus, dan gerakan atau perpindahan yang percuma komponen pekerjaan besar.

Organisasi Bentuk Bebas

          Tipe organisasi yang berhubungan erat dengan model-model proyek dan matriks adalah struktur organisasi modern, tipe organisasi bentuk bebas dapat dipandang sebagai perluasan pola desentralisasi, disamping itu juga ada dua karakteristik  umum tipe organisasi ini. Pertama, organisasi bentuk bebas menggunakan secara ektensi sistem informasi yang dikomputerisasikan, terutama untuk mengevaluasi satuan kerja organisasional. Kedua, organisasi bentuk bebas biasanya beranggotakan dan dikelola oleh para manajer mudah dan dinamis yang berani mengambil resiko yang telah diperhitungkan.

Rabu, Maret 23, 2011

Seandainya Saya Menjadi Pemimpin Perusahaan Atau Organisasi

- Saya akan bersikap tegas
- Jujur
- Profesional dalam bekerja
- Tidak Keras Kepala
- Menerima kritik/saran dari bawahan dengan lapang dada
- Menggunakan waktu sebaik mungkin

Hal tersebut bisa juga di jelaskan bagaimana mengajarkan kepada bawahan saya bahwa hal yang terpenting dalam suatu perusahaan atau organisasi adalah konsekuen ( tanggung jawab ) tanpa tanggung jawab semua masalah dan persoalan akan menjadi batu hantaman yang akan menghambat perkembangan perusahaan atau organisasi. Saya pun akan melakukan manajemen dan pengelolaan dengan baik agar bawahan yang membantu saya dapat mengerti apa yang saya maksud sehingga kegiatan perusahaan atau organisasi tidak terhambat dan berjalan dengan baik. dan terakhir saya akan menanamkan rasa kerjasama didalam setiap aspek yang ikut membentuk perusahaan atau organisasi tersebut, karena tanpa ada kerjasama yang baik mustahil membuat suatu perusahaan atau organisasi yang berkualitas.

Belajar Membuka Usaha Sambil Kuliah

Kuliah bukan sekedar lingkungan belajar tapi kita juga bisa menjalankan usaha !!

1. Pastikan usaha kamu itu tidak mengganggu proses belajar mengajar. So, carilah usaha yang bisa dilakukan sambil kuliah. Contohnya nih jualan aksesoris, tas, baju ke temen2, dll

2. Jika kamu mencari uang dengan jalan bekerja dengan orang lain atau perusahaan lain, usahakan si pemilik usaha mengerti kalo kamu masih kuliah, dan butuh banyak waktu untuk belajar.

3. Jika kamu ingin punya sebuah usaha milik sendiri, dalam artian ada tempat, pegawai, dll, coba buka usaha itu di rumah. Tujuannya, supaya keluarga kamu bisa memantau saat kamu sedang kuliah. Atau, kalau enggak bisa, cari orang yang betul-betul kamu percayai untuk ngejalaninnya. Atau, alternatif laennya, kamu join sama temen atau keluarga di usaha tsb. So, sementara kamu kuliah, rekan usaha kamu itu bisa ngawasinya.


4. Meski kamu sudah bisa cari duit sendiri, jangan sampai kuliah ditinggalkan. So, kuliah tetep jadi prioritas.
Good Luck 

Minggu, Februari 20, 2011

Menilai orang jangan lebih dari penampilan ...!!!

klik foto


Tidak ada kata menyerah ada usaha ada jalan ...!!!!


Jumat, Februari 11, 2011

10 Bagian Tubuh Pria Yg bikin Cwe geregetan

Berikut ini terdapat 10 bagian tubuh pria yang paling membuat wanita Klepek-klepek :



1. Bokong
Bokong menduduki peringkat pertama bagian tubuh pria yang disukai kaum hawa. Ini menunjukkan wanita tidak jauh berbeda dari pria. Beberapa wanita menyatakan mereka menyukai bokong berbentuk “setengah bulan,” sementara yang lain lebih suka bokong “sedikit berbelok.”

2. -sensor-

3. Perut
Tidak mengherankan sebagain besar wanita menyenangi perut pria yang rata. Beberapa wanita tidak mengingkinkan perut yang berotot, tetapi perut yang rata lebih baik.

4. Pinggul
Wanita yang memiliki pinggul lebih kecil tampak lebih baik. Wanita ternyata juga senang pria yang berpinggul sempit. Ini sangat wanita sukai terutama untuk melakukan jepitan saat berhubungan intim.

5. Tangan
Dalam survei lain wanita menyebutkan tangan seorang pria mengatakan banyak hal tentang dirinya. Ini mengacu pada hal lain seperti apa yang ia dapat lakukan untuk sebuah kehidupan dan apa yang ia pancarkan tentang dirinya pada dunia, senua berasal dari tangan. Intinya wanita senang menjilat jari-jari pria karenanya tetap memiliki tangan yang selalu bersih dan sehat sangat penting bagi kaum pria.

6. -sensor

7. Bibir
Wanita menyenangi bentuk bibir yang penuh tidak hanya untuk daya tarik estetis tetapi bagi sesuatu yang lebih intim yang dapat dilakukan bersama. Tetapi wanita memiliki kesenangan berbeda-beda, beberapa suka bibir yang tebal bagian bawah.

8. Otot lengan
Otot lengan yang sedikit berisi tidak hanya menggambarkan kekuatan, juga mencerminkan perawatann yang baik. Seperti juga dada, wanita senang melihat otot biceps saat mengenakan sweater atau T-shirts.

9. Dada
Semua pria umumnya menyukai sepasang payudara yang seksi, begitu juga wanita memiliki selera sama saat melihat dada pria. Sebagian besar wanita mengatakan mereka penasaran seperti apa dada di balik pakaian pria. Sweater atau T-shirt yang melekat dalam tubuh pria, mengungkapkan penasaran ada apa didalam sana.

10. Bahu
Dalam survey tersebut, para responden menyatakan bahwa bahu adalah urutan ke 10 dari bagian tubuh pria yang disenangi. Wanita menyukai pria berbahu lebar sebagai pertanda kekuatan dan maskulin..... Hm,... sudah memenuhi kriteriakah kalian?????


by : http://archive.kaskus.us/thread/2039559

Jumat, Januari 28, 2011

Angin Lewat


Coba sejenak berpikir sebagaimana hidup ini tidak akan lama lagi seperti halnya, begitu bebannya kita karena dibalik kehidupan yang sebenarnya begitu sangat mengerihkan tanpa kebekalan sebagaimana mestinya, Andaikan “seekor sapi bisa menggigit semut yang terasa berjalan dipunggungnya yang berbulu itu”, Tapi hal ini bukan hal yang susah untuk kita amati, dari sekian banyaknya sapi yang kita lihat belum pernah ada yang bisa seperti itu “. Maka dari itulah kita bisa belajar memahami arti kehidupan yang begitu mudah dari kesalahan yang tanpa disadari maupun disengaja.